Kamis, 14 Maret 2013

laporanstudytourjogja

-->
LAPORAN STUDY TOUR
YOGYAKARTA
(Diajukan untuk memenuhi tugas mata pelajaran IPS)










Di susun oleh:

1.       Firmansyah                7. Rahmat hidayat  
2.       Mukhlis suhada                   8. Wahyu budi P
3.       Nanang husaeni                   9. Tia kurniawan
4.     Oky nugraha               10. Fuad hasan
5.      Yoga sopardi              11. Rofiq Muhammad R
6.      Reza fahrurrozi           12. Sendi junaedi







MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI   LEUWISARI
Cilenga Ds. Selawangi Sariwangi Tasikmalaya
2013


LAPORAN STUDY TOUR JOGJAKARTA
MTs N LEUWISARI
KELOMPOK 7

Kepala sekolah                   : Drs. Sopyan Abdullah M.Ag
Wali kelas                           : Bapak Kundang fathudin S.Pd
Pembimbing                         : Bapak Hadiat Komara S.Pd
Guru mata pelajaran        : Ibu Trida Rahayu S.Pd

Anggota        :
1.       Firmansyah
2.    Mukhlis s
3.      Nanang husaeni
4.     Oky nugraha
5.      Yoga sopardi
6.      Reza fahrurrozi
7.      Rahmat hidayat
8.      Wahyu budi P
9.      Tia kurniawan
10.    Puad hasan
11.     Rofiq Muhammad R
12.  Sendi junaedi








KATA PENGANTAR
            Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. Yang telah rahmat dan karunia-Nya kepada kami sehingga kami mampu menyelesaikan tugas Laporan Study Tour ini. solawat dan salam semoga selamanya tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Adapun tugas laporan study tour ini merupakan salasatu tugas mata pelajaran IPS.
            Dalam mengerjakan tugas ini kami banyak mengalami kesulitan baik dalam hal peralatan,tenaga, kemampuan ataupun waktu untuk mengerjakan tugas ini, dan juga sulitnya untuk berkomunikasi dengan anggota kelompok. Karena itu kami sangat menghargai bantuan dari semua pihak yang telah member kami bantuan dukungan juga semangat, buku-buku dan beberapa sumber lainnya sehingga tugas ini bisa terwujud.
            Kami tidak lupa juga mengucapkan terimakasih kepada :
1.      Kepala Sekolah MTs N LEUWISARI yang selalu memberi nasihat-nasihatnya
2.      Guru mata pelajaran IPS yang telah membimbing kami untuk bisa menyelesaikan tugas ini.
3.      Wali kelas kami yang selalu memberi semangat dan motivasi.
4.      Guru pembimbing kami yang selalu membimbing kami dalam melaksanakan study tour ini serta membantu kami dalam menyelesaikan tugas ini.
5.      Rekan rekan yang selalu membantu dan memberi motivasi dalam mengerjakan tugas ini.
6.      Kepada kedua orang tua kami yang selalu memberikan Do’a dan restunya sehingga kami bisa menyelesaikan tugas ini.
Kami menyadari bahwa Laporan ini masih banyak kekurangannya dan jauh dari kesempurnaan karena keterbatasan kemampuan dan ilmu pengetahuan yang kami miliki, maka dari pada itu kami dari pihak penyusun sangat mengharapkan saran dan kritik yang dapat memotipasi kami agar dapat lebih baik lagi dimasa yang akan datang,                                                      
Sariwangi 28 Januari 2012
                                          i                                   Penyusun

                                  

DAFTAR ISI
          DAFTAR ISI
                                                                                                          Halaman
KATA PENGANTAR…………………………..             i
DAFTAR ISI…………………………………….            ii      
            A. BAB I Pendahuluan…………………………………………….             1
1.1 Latar Belakang…………………………………………              1
1.2 Tujuan Penelitian……………………………………….             1
            B. BAB II ISI………………………………………………………             2
2.1 Perjalanan Study tour…………………………………..             2
2.2 Candi borobudur……………………………………….             
2.3 Monjali………………………………………………....              6
2.4 Tujuan dibangunnya Monjali………………………….               6
2.5  Yang meresmikan Monjali……………………………               6
2.6 Sejarah Terjadinya Agresi militer belanda II …………..             6
2.7 Malioboro………………………………………………              7
            C. BAB III Penutup…………………………………………………           8
3.1 kesimpulan……………………………………………….           8
3.2 kritik dan saran…………………………………………..           8
3.3 Pesan dan Kesan…………………………………………           8

 

 

 

                                                                    ii

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring dengan pendidikan yang semakin modern dan berkembang,yang tidak hanya mengandalkan teori/materi serta terpacu pada buku yang ada di sekolah, tapi perlunya praktek dengan cara terjum langsung mengamati objek yang selalu di pelajari, sehingga pelajaran lebih efektip dan efesien.

Serta supaya bertambahnya wawasan dan pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaan yang ada di Indonesia, dan menjadikan siswa MTs N –LEUWISARI siswa yang mempunyai jiwa Patriotisme dan Nasionalisme terhadap Negara Indonesia ini.

Dan juga agar siswa MTs N LEUWISARI ini lebih mengetahui Peninggalan sejarah yang ada di Indonesia melalui melihat langsung. Dan terjalinnya hubungan keakraban yang lebih erat antar siswa ataupun antar guru dengan siswa.

            1.2 Tujuan penelitian

                   Tujuan penelitian ini adalah:

Ø      Menambah wawasan berupa Ilmu Pengetahuan

Ø      Mempraktekan secara langsung segala Teori yang sudah di dapat di sekolah.

Ø      Mengenal lebih dekat lagi Budaya Daerah dan Bangsa Indonesia

Ø      Menerapkan ilmu pengetahuan dan dapat menarik kesimpulan sebagai bekal pengetahuan dimasa yang akan dating.

 

1

BAB II

ISI

2.1 Perjalanan study Tour

          Perjalanan Study Tour MTs N LEUWISARI dilaksanakan pada hari senin-selasa tgl 17  januari  2013 , pada jam 20.00 kami semua sudah berkumpul disekolah untuk melaksanakan solat isya dan mendengarkan pengarahan pengarahan. Kurang lebih pukul 21.00 kami pun berangkat ke Jogjakarta,

            Pada sekitar pukul 23.45 WIB kami beristirahat sejenak di POM Bensin yang berada di daerah cimanggu kabupaten majenang, untuk melepas lelah dan buang air. Dan pukul 24.00 kami pun melanjutkan perjalanan menuju ke jogjakarta kembali. Dan kami pun berhenti kembali di Terminal Bus yang letaknya kami kurang tau karena kami disana sekitar pukul 02.00 , disana kami melepas kepenatan dan kelelahan selama perjalanan dengan cara, berjalan jalan.

Pada pukul 03.30 kami sampai di sebuah restoran bernama Orang Utan, untuk melaksanakan mandi,solat subuh, dan aktipitas yang lainnya. Pada pukul 06.00 kami pun sarapan pagi disana, dengan beberapa menu khas disana. Setelah sarapan kami melanjutkan perjalanan ke kawasan CANDI BOROBUDUR. Di Kab Magelang  jawa Tengah.

Dan pada Pukul 07.00 kami pun sampai di Borobudur. Setelah dari Borobudur kami melanjutkan perjalanan menuju MONJALI di monjali kami agak sedikit lama dikarenakan disana ujan, jadi kami terpaksa menunggu bis menjemput ke lokasi. Setelah dari monjali kami pun melanjutkan perjalanan menuju ke TAMAN PINTAR, disana kami banayak belajar banyak mengenai ilmu ‘’ yg sering kami pelajari di sekolah.

Setelah dari taman pintar kami pun belanja di daerah JL.Malioboro, disana terdapat banayak pernak pernik khas jogja atau pun baju” dan yg lainnya, setelah berbelanja sekitar pukul 17.54 kami melaksanakan solat magrib di SMPN 2 JOGJAKARTA. Setelah solat kami pun melanjutkan perjalanan menuju R.Ambar Ketawang untuk makan malam,

Dah setelah makan malam sekitar pukul 21.00 kami pun melanjutkan perjalanan pulang menuju Kab.Tasikmalaya,. dan pada pukul 03.00 kami pun sampai di MTs N LEUWISARI..

 

                                                                                                                                    2

2.2Candi Borobudur

 

 

Sejarah Candi Borobudur terletak di Desa Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi ini merupakan candi Buddha terbesar kedua setelah Candi Ankor Wat di Kamboja dan termasuk dalam salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Ada beberapa versi mengenai asal usul nama candi ini. Versi pertama mengatakan bahwa nama Borobudur berasal dari bahasa Sanskerta yaitu “bara” yang berarti “kompleks candi atau biara” dan “beduhur” yang berarti “tinggi/di atas”.

Versi kedua mengatakan bahwa nama Sejarah Candi Borobudur kemungkinan berasal dari kata “sambharabudhara” yang berarti “gunung yang lerengnya berteras-teras”.
Versi ketiga yang ditafsirkan oleh Prof. Dr. Poerbotjoroko menerangkan bahwa kata Borobudur berasal dari kata “bhoro” yang berarti “biara” atau “asrama” dan “budur” yang berarti “di atas”.
Pendapat Poerbotjoroko ini dikuatkan oleh Prof. Dr. W.F. Stutterheim yang berpendapat bahwa Bodorbudur berarti “biara di atas sebuah bukit”. Sedangkan, versi lainnya lagi yang dikemukakan oleh Prof. J.G. de Casparis berdasarkan prasati Karang Tengah, menyebutkan bahwa Borobudur berasal dari kata “bhumisambharabudhara” yang berarti “tempat pemujaan bagi arwah nenek moyang”.
Masih berdasarkan prasasti Karang Tengah dan ditambah dengan prasasti Kahuluan, J.G. de Casparis dalam disertasinya tahun 1950 mengatakan bahwa Sejarah Candi Borobudur diperkirakan didirikan oleh Raja Samaratungga dari wangsa Sayilendra sekitar tahun Sangkala rasa sagara kstidhara atau tahun Caka 746 (824 Masehi) dan baru dapat diselesaikan oleh puterinya yang bernama Dyah Ayu Pramodhawardhani pada sekitar tahun 847 Masehi. Pembuatan candi ini menurut prasasti Klurak (784 M) dibantu oleh seorang guru dari Ghandadwipa (Bengalore) bernama Kumaragacya dan seorang pangeran dari Kashmir yang bernama Visvawarma.
                                                                                                                                    3
Versi Lainnya
Asal Usul Sejarah Borobudur – Candi borobudur merupakan salah satu obyek wisata yang terkenal di Indonesia yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur didirikan sekitar tahun 800-an Masehi oleh para penganut agama Buddha Wahayana. Dalam sejarah candi borobudur, terdapat berbagai teori yang menjelaskan asal usul nama candi borobudur. Salah satunya menyatakan bahwa nama borobudur kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara yang artinya “gunung” (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras.

Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan “para Buddha” yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata “bara” dan “beduhur”. Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah “tinggi”, atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti “di atas”. Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.

Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja Mataram dari wangsa Syailendra bernama Samaratungga, yang melakukan pembangunan sekitar tahun 824 M.

Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad. Dalam prasasti Karangtengah pula disebutkan mengenai penganugerahan tanah sima (tanah bebas pajak) oleh Çr? Kahulunan (Pramudawardhani) untuk memelihara Kam?l?n yang disebut Bh?misambh?ra. Istilah Kam?l?n sendiri berasal dari kata mula yang berarti tempat asal muasal, bangunan suci untuk memuliakan leluhur, kemungkinan leluhur dari wangsa Sailendra. Casparis memperkirakan bahwa Bh?mi Sambh?ra Bhudh?ra dalam bahasa sansekerta yang berarti “Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa”, adalah nama asli Borobudur.

                                                                                                                                    4

Letak candi ini diatas perbukitan yang terletak di Desa Borobudur, Mungkid, Magelang atau 42 km sebelah laut kota Yogyakarta. Dikelilingi Bukit Manoreh yang membujur dari arah timur ke barat. Sementara di sebelah timur terdapat Gunung Merapi dan Merbau, serta disebelah barat ada Gunumg Sindoro dan Gunung Sumbing.
Dibutuhkan tak kurang dari 2 juta balok batu andesit atau setara dengan 50.000m persegi untuk membangun Candi Borobudur ini. Berat keseluruhan candi mencapai 3,5 juta ton. Seperti umumnya bangunan candi, Bororbudur memiliki 3 bagian bangunan, yaitu kaki, badan dan atas. Bangunan kaki disebut Kamadhatu, yang menceritakan tentang kesadaran yang dipenuhi dengan hawa nafsu dan sifat-sifat kebinatangan. Kemudian Ruphadatu, yang bermakna sebuah tingkatan kesadaran manusia yang masih terikat hawa nafsu, materi dan bentuk. Sedangkan Aruphadatu yang tak lagi terikat hawa nafsu, materi dan bentuk digambarkan dalam bentuk stupa induk yang kosong. Hal ini hanya dapat dicapai dengan keinginan dan kekosongan.
Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.  Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.                                                        5
2.3 MONJALI



2.4Tujuan Dibangunnya  Monjali
Tujuan dibangunnya monjali adalah :

v     Untuk mengabadikan kembalinya Ibu Kota Indonesia ke Jogjakarta.

v     Memperingati kembalinya Ibu Kota RI di Jogjakarta,

v     Mewariskan nilai-nilai juang pahlawan, kepada para ---generasi Penerus.

v     Sebagai wahana pendidikan dan Musium Sejarah.

2.5 Monjali diresmikan oleh presiden RI ke 2 yaitu soeharto pada tanggal 6 juli 1989.

2.6 Monjali menyimpan sejarah terjadinya peristiwa agresi militer belanda ke II pada tanggal 19 Desember 1948. Yaitu :

Ø      Diawali dengan penyerbuaan Belanda terhadap lapangan terbang Maguwo pada tanggal 19 Desember 1948.

Ø      Panglima Besar Jendral Soedirman melaporkan  kepada presiden RI untuk memimpin perang gerilia (19 Desember 1948)

Ø      Presiden dan Wakil Presiden dan para pemimpin lainnya diasingkan ke Sumatra. (22 Desember 1948)

Ø      Perlawanan rakyat INA bersama tentara terhadap Belanda (23 desember 1948)

Ø      Konsolidasi dan Pembentukan sector-sektor pertahanan di ngotho                  (26 desember 1948)

Ø      Serangan Umum 1 maret 1949

Ø      Penandatanganan roem-royen statement  (7 mei 1949)

Ø      Penarikan Tentara Belanda dari DIY  (29 Juni 1949)

Ø      Panglima Besar Jendral Soedirman tiba kembali di DIY. (10 Juli 1949)

Ø      Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di DIY (17 Agustus 1949)

 2.7 Malioboro 

 

 

            Malioboro adalah jalan yang di penuhi oleh pedagang yang menjual buah tagan Khas Yogyakarta. Di malioboro juga banyak menjual barang-barang Tradisional seperti blankon , batik dan lain lain.

Dan juga banyak yang menjual makanan makanan khas Jogja seperti Bakpia gudeg dll . yang harganya murah murah.

            Malioboro beda dengan perbelanjaan di kota lainnya karena pasarnya terletak di sepanjang trotoar yang panjangnya 2 KM. dan banyak pedagang kaki lima berjualan disana..

                         

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
            Dari Laporan study tour ini dapat disimpulkan bahwa sekian banyaknya teknologi dan ilmu pengetahuan di Indonesia yang dapat kami lihat sewaktu study tour , jadi untuk wisati teknologi atau pun budaya  yang lainnya kita tidak usah jauh jauh ke luar negeri karena di Indonesia juga sudah banyak terdapat informasi-informasinya,. Dan tempat-tempat rekreasinya.
3.2 Kritik dan Saran
            Kritik :
1.      Waktu pelaksanaan Study Tour lebih banyak tempat belanjanya ketimbang tempat pengetahuannya.
2.      Banyak berhenti dan Istirahat
3.      Objek wisata yang dikunjungi sedikit.
Saran :
1.      Untuk kedepannya kalau perjalanannya jauh diharap menginap terlebih dahulu agar tidak terlalu kelelahan.
2.      Supaya untuk kedepannya objek yang dikunjungi lebih banyak lagi,.

3.3 Kesan dan Pesan :
Pesan :
1.      Semoga MTs N LEUWISARI lebih maju lagi kedepannya.
2.      Semoga kedepannya lebih sukses dan baik lagi.
Kesan : study tour ini sangat menyenangkan dan juga bisa menambah wawasan kami untuk bekal kedepannya,. Dan juga bertambahnya keakraban dengan sesame teman menambah erat tali persaudaran. Dan kami mendapat pelajaran yang Baru..


                                                                                        8


4 komentar: